Dampak Negatif Begadang


Berhati-hatilah bagi anda yang suka tidur terlalu malam, karena dengan kebiasaan tidur terlalu malam itu dapat menyebabkan kanker hati. Selain itu, tidur terlalu malam pun dapat menyebabkan timbulnya diabetes dan penyakit jantung. Profesor Philippe Froguel dari Imperial College London mengatakan, " Kontrol gula darah adalah salah satu dari banyaknya proses yang diatur oleh jam biologis tubuh." Salah satu jam biologis itu adalah tidur, dan terganggunya proses tidur itu akan berdampak pada kontrol gula darah. 

Penelitian baru terkait kebiasaan tidur yang digelar beberapa waktu lamanya akan menunjukkan bahwa gejala diabetes sudah muncul saat mengalami gangguan tidur selama 3x berturut-turut. Dan hasil penelitian ini pun telah dipublikasikan oleh Nature Genestics yang diberitakan oleh Daily Mail. Nature Genestics telah melakukan penelitian ini terhadap 20 ribu pekerja shift malam, dan dari hasil penelitian ini terbukti untuk pekerja shift malam rentan terhadap penyakit diabetes dan penyakit jantung. Peneliti ini telah menemukan 4 varian gen yang beresiko terkena diabetes maupun penyakit jantung.

Berikut adalah penjelasan singkat tentang tidur terlalu malam dengan kerusakan hati :

  • Pada malam hari ketika jam 9-11 => pembuangan zat-zat tidak berguna atau menjadi beracun (de-toxin) dibagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu itu seharusnya dilalui dengan suasana yang tenang atau bisa dengan mendengarkan musik.
  • Pada malam hari dari jam 11 - jam 1 dini hari => saat proses de-toxin dibagian pada hati, maka harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas. 
  • Ketika dini hari pada jam 1-3 => proses de-toxin dibagian empedu juga berlangsung keadaan tidur
  • Pada dini hari ketika jam 3-5 => de-toxin ada dibagian paru-paru. Dan sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu itu. karena proses pembersihan de-toxin telah mencapai saluran pernafasan, maka tidak perlu untuk minum obat batuk agar tidak merintangi proses pembuangan kotoran. 
  • Pada pagi hari jam 5-7 => de-toxin ada pada bagian usus besar, harus melakukan buang air kecil maupun besar.
  • Pagi hari pada jam 7-9 => waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, maka harus selalu makan pada pagi hari.
Tidur terlalu malam itu dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Dan selain itu, dari tengah malam sampai pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang berfungsi untuk memproduksi darah. Maka dari itu mulai dari sekarang dan seterusnya anda harus tidur yang cukup dan tidak tidur terlalu malam dan jangan sesekali anda begadang untuk hal yang tidak bermanfaat. 
READ MORE

Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar

Pertolongan pertama pada luka bakar : ringan, sedang dan berat
Pertolongan Pertama pada Luka Bakar


Luka Bakar Ringan atau Luka Bakar Tingkat I

Tujuan pertolongan pertama pada luka bakar adalah untuk mengurangi rasa sakit, mencegah terjadinya infeksi, serta mengatasi peristiwa syok yang mungkin dialami korban. Caranya adalah dengan menurunkan suhu di sekitar luka bakar sehingga dapat mencegah luka pada jaringan di bawahnya berkembang lebih parah lagi.

Berdasarkan keparahannya, ada 3 tingkatan luka bakar. Luka bakar tingkat I adalah luka bakar ringan dengan tingkat kerusakan jaringan hanya di bagian luar lapisan kulit. Contohnya adalah kulit terkena sengatan sinar matahari atau kontak langsung dengan objek yang panas seperti air mendidih. Luka bakar seperti ini umumnya tidak disertai kelepuhan pada kulit.

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', gejala luka bakar ringan ini berupa kulit kemerahan pada bagian yang terbakar, bengkak ringan, nyeri namun kulit tidk terkoyak karena melepuh.

Ketika mengalami atau melihat korban luka bakar tingkat I, pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah:

1. Siram bagian luka yang terbakar dengan air mengalir atau kompres dengan air dingin. Lakukan sampai rasa sakit menghilang.

2. Tutup luka bakar dengan kain perban steril untuk mencegah infeksi.

3. Jangan memberi mentega atau minyak pada luka bakar.

4. Jangan memberikan obat-obatan lain atau ramuan tanpa persetujuan dokter.


Luka Bakar Sedang atau Luka Bakar Tingkat II

Luka akibat api atau terpapar benda panas bisa sangat menyakitkan. Kulit yang terkena bisa melepuh bahkan gosong jika terpapar pada suhu tinggi. Sel-sel yang bersentuhan dengan panas pun akan mati. Oleh karena itu, luka bakar perlu mendapat penanganan cepat.

Luka bakar sedang atau luka bakar tingkat II adalah luka bakar yang menyebabkan kerusakan pada lapisan di bawah kulit. Contohnya adalah sengatan sinar matahari yang berlebihan, cairan panas dan percikan api dari bensin atau bahan lain.

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', gejala luka bakar tingkat II ini berupa kulit kemerahan, melepuh, bengkak yang tak hilang selama beberapa hari dan kulit terlihat lembab atau becek.

Apabila terjadi luka bakar seperti ini, segera lakukan hal berikut:

1. Siram air dingin atau air es pada daerah luka atau beri kompres dengan menggunakan handuk kecil. Bisa juga menggunakan saputangan yang sebelumnya dicelupkan ke dalam air.

2. Keringkan luka menggunakan handuk besih atau bahan lain yang lembut.

3. Tutup dengan perban steril untuk menghindari infeksi.

4. Angkat bagian tangan atau kaki yang terluka lebih tinggi dari organ juantung.

5. Segera cari pertolongan medis jika korban mengalami luka bakar di sekitar bibir atau kesulitan bernapas.

6. Jangan coba mengempiskan luka yang melepuh atau mengoleskan minyak, semprotan atau ramuan lain tanpa sepengetahuan dokter.


Luka Bakar Berat atau Luka Bakar Tingkat III

Peristiwa bencana kebakaran atau ledakan berisiko menyebabkan terjadinya luka bakar yang parah dan fatal. Sebelum membawa korban ke rumah sakit, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisir kerusakan tubuh yang terjadi.

Luka bakar parah atau luka bakar tingkat III adalah luka bakar yang menghancurkan semua lapisan kulit. Kontak terlalu lama dengan sumber panas dan luka bakar akibat tersengat listrik adalah penyebab utama luka bakar tingkat III.

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', gejala luka bakar tingkat III berupa daerah luka tampak berwarna putih, kulit hancur dan sedikit nyeri karena ujung saraf telah rusak.

Beberapa tindakan yang dapat dilakukan jika menemui kasus ini adalah:

1. Jika korban masih dalam keadaan terbakar, padamkan api menggunakan selimut, bed cover, karpet, jaket atau bahan lain. Jangan melepaskan pakaian yang melekat pada luka.

2. Terkadang korban mengalami kesulitan napas, khususnya bila luka terdapat pada leher, wajah dan di sekitar mulut, bisa juga akibat menghirup asap. Lakukan pemeriksaan untuk memastikan korban bisa bernapas.

3. Tempelkan kain basah atau air dingin untuk menurunkan suhu pada daerah luka. Jangan gunakan air es untuk luka di bagian wajah, tangan dan kaki sebab dapat menyebabkan syok.

4. Tutup luka bakar dengan perban steril dan tebal, kain bersih, sarung bantal, popok bersih atau bahan lain yang dapat ditemukan. Tetapi jangan gunakan bahan yang mudah rontok seperti kapas atau kapuk. Jangan oleskan minyak atau ramuan lain pada luka.

5. Segera telepon ambulans. Korban perlu mendapat penanganan medis dengan segera.
READ MORE

13 Cara Mencegah Kanker

Kanker merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan sering menghantui banyak orang.Tapi seseorang yang terkena kanker tidak berarti mereka akan divonis mati. Karena dalam beberapa kasus banyak pasien yang bisa disembuhkan.


Makanan yang mengandung antioksidan dipercaya dapat melawan kanker. Dan Antioksidan tersebut bisa didapat dari teh hijau, bawah putih, paprika, dan ikan. Selain  itu gaya hidup menghindari radiasi berbahaya juga diyakini merupakan cara yang aman dari kanker.
 
Bersumber dari Boldsky berikut ini cara-cara yang mudah dan alami untuk mencegah atau menghindari dari Kanker.

1. Mengurangi Asupan Gula
Perlu sobat ketahui bahwa, sel kanker itu ada didalam tubuh setiap orang dan sel-sel kanker tersebut membutuhkan gula untuk tumbuh. Oleh karena itu Sobat perlu mengurangi asupan yang manis-manis dan juga bertepung seperti kentang, nasi dan juga gula.

2. Menghentikan kebiasaan merokok
Perokok sangat beresiko sekali terkena kanker, kalau sobat merokok coba lihat dalam kemasan sudah diberi peringatan bahwa rokok dapat menyebabkan impotensi dan kanker. Hal ini dikarenakan rokok menyebabkan sebagian tubuh teracuni. Makanya bagi perokok kanker dapat menyerang tak hanya satu bagian tubuh saja misalnya paru-paru, tenggorokan dan juga mulut.

3. Mengonsumsi Teh Hijau
Dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa teh hijau dapat memangkas resiko kanker jika dikonsumsi dengan teratur. Hal ini dikarenakan teh hijau memiliki antioksidan yang melawan kanker. Tapi ketika sobat meminum teh hijau ini pastikan Sobat tidak menambahkan gula atau susu di dalamnya.

4. Membatasi Mengonsumsi atau bahkan menghindari Alkohol
Penyalahgunaan alkohol bisa meningkatkan resiko terkena kanker, apalagi untuk wanita. Bagi wanita yang sering mengonsumsi alkohol maka akan lebih rentan terkena kanker payudara. Ok.. mulai sekarang hindari alkohol

5. Mengonsumsi Sayuran Hijau Organik
Sayuran Organik memang sangat baik untuk dikonsumsi salah satunya adalah agar terhindar dari penyakit kanker. Hal ini karena Sayuran hijau organik tidak mengandung pestisida sehingga mampu membantu melawan kanker. Makanya mulai sekarang cobalah untuk mengonsumsi sayuran hijau organik.

6. Mengurangi Daging Merah
Daging merah ternyata dapat memacu kanker usus. karena daging merah mengandung lemak jenuh dan juga kolesterol jahat.

7. Makan Ikan
Untuk melawan kanker ikan sangat bagus karena mengandung asam lemak omega-3 yang sangat berperan untuk melindungi dari pertumbuhan sel kanker. Tapi jangan memasak ikan terlalu matang karena dapat mengakibatkan nutrisi yang dikandungnya menjadi hilang.

8. Makan Paprika
Paprika merah dan juga kuning kaya akan lykopene yang dapat membantu mencegah kanker. Makanya paprika sangat dianjurkan untuk dikonsumsi bagi mereka yang memiliki resiko kanker atau pasien kanker.

9. Bergerak dan Berkeringat
Dengan bergerak dan berkeringat mampu membantu menghilangkan racun dari dalam tubuh. Makanya untuk mendapatkan keringat sehat Sobat harus berolahraga secara teratur. Gak usaha olahraga yang berat cukup berjalan atau berlari di atas treadmill secara teratur saja sudah cukup.

10. Makan Bawang putih
Makan bawang putih sangat bermanfaat sekali karena bawang putih mampu melawan kanker sekaligus mampu meningkatkan ketebalan tubuh.

11.Minum Air
Dengan minum Air maka bisa membantu mengeluarkan racun di dalam tubuh. Dengan meminum air secara cukup setiap harinya maka Sobat dapat membersihkan sitem tubuh. Jika sobat tidak ada masalah dengan ginjal minumlah air yang banyak setiap harinya.

12. Gunakan Plastik yang berkualitas
Plastik berdampak buruk terhadap penyakit kanker apalagi plastik tersebut berkualitas rendah atau buruk karena dapat mengalami degenerasi seiring berjalannya waktu. Untuk itu mulai sekarang pilihlah plastik dengan kualitas bagus atau kalau mungkin gunakan wadah selain plastik.

13. Memakai Masker
Sekarang polusi udara sangat berbahaya untuk kesehatan. Bahkan beberapa kota besar polusi udaranya memiliki level yang sama bahanya dengan asap rokok. Untuk itu pakailah masker untuk menutupi hidung dan mulut sehingga sobat bisa terhindar dari racun yang menyebar melalui udara.
READ MORE

9 Faktor Penyebab Kanker

penyebab kanker

Saat ini, hampir semua orang khawatir tentang kanker. Meskipun anda tidak bisa menghilangkan semua faktor risiko untuk penyakit ini, namun sebagian besar dapat dirubah. Berikut adalah sembilan faktor risiko yang terbukti dapat menyebabkan kanker menurut Cancer: Prevention and Politics:

1. Umur. Kebanyakan kanker menyerang di atas usia 45 tahun. Bukan berarti anda kebal jika berusia di bawah itu, namun hal ini berarti semakin anda berumur semakin anda harus memperbaiki faktor-faktor yang bisa merugikan kesehatan tubuh anda.

2. Kebiasaan buruk: merokok (meningkatkan resiko kanker paru-paru), konsumsi alkohol yang berlebihan telah dikaitkan dengan kanker, menggunakan obat-obatan terlarang juga memainkan peran dalam beberapa jenis kanker.

3. Lokasi geografis. Negara-negara industri memiliki tingkat resiko terkena kanker tertentu yang lebih tinggi dibandingkan negara berkembang. Namun, diyakini bahwa faktor lingkungan seperti gaya hidup, budaya, diet, air, dan kualitas udara memainkan peranan dalam penyebab kanker sehubungan dengan wilayah geografis.

4. Diet. Asupan tinggi lemak dikaitkan dengan kanker payudara, usus besar, ovarium, ginjal, paru-paru, dan endometrium; asupan serat yang rendah dikaitkan dengan tingkat resiko terkena kanker usus besar yang lebih tinggi; peningkatan asupan fitoestrogen dapat dikaitkan dengan tingkat resiko kanker payudara yang lebih rendah.

5. Tingginya kadar estrogen dapat menjadi pertanda meningkatnya risiko terkena kanker reproduksi, seperti payudara dan endometrium.

6. Kurang olahraga. Waktu yang sebagian besar dihabiskan di atas tempat duduk dihubungkan dengan peningkatan resiko terkena berbagai macam kanker. Untungnya, menjadi lebih aktif adalah perbaikan yang bisa dengan mudah dilakukan oleh kebanyakan orang.

7. Genetika. Kebanyakan orang berpikir bahwa genetika adalah faktor risiko utama penyebab kanker, tetapi sejarah keluarga dan DNA hanyalah salah satu faktor. Penelitian baru menunjukkan bahwa gaya hidup dan diet mungkin memainkan peranan dalam perubahan gen kanker. Jadi, faktor ini masih dapat dikelola.

8. Penghasilan. Pendapatan yang rendah dikaitkan dengan tingkat resiko yang lebih tinggi terkena kanker lambung, kanker paru-paru (pada pria), kanker serviks (pada wanita), dan kanker mulut, faring, laring, dan esofagus; sedangkan pendapatan yang lebih tinggi dikaitkan dengan resiko yang lebih tinggi pada kanker kulit, kanker payudara, kanker prostat, dan kanker usus besar (pada pria). Siapa yang mengira bahwa menjadi kelas menengah adalah suatu hal yang beruntung?

9. Pendidikan. Tingkat pendidikan yang lebih rendah terkait dengan resiko terkena kanker yang lebih tinggi dan cenderung kurang memiliki akses pada informasi pencegahan kanker. Anda tidak harus kembali ke sekolah untuk mengurangi faktor risiko ini. Para peneliti percaya bahwa banyak orang berpendidikan hanya lebih cenderung mengikuti berita kesehatan yang mengarah pada pilihan gaya hidup sehat.
READ MORE

Surat Terbuka untuk Pemerintah dari Mahasiswa FK UNTAD

Surat Terbuka untuk Pemerintah (Presiden, DIKTI dan Pemerintah daerah) dan Rektor

Palu, Juli 2014
Kepada YTH
Pemerintah (Presiden, DIKTI dan Pemerintah daerah) dan Rektor
           di-Tempat

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
 
 Dengan hormat,
Menanggapi pembiayaan per semester untuk mahasiswa klinik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Tadulako, dimana terjadi perubahan yang tampak cukup signifikan dari sejumlah Rp 2.750.000,- menjadi Rp 9.160.000,- terhitung sejak bulan Juli 2014.

Saat ini sudah memasuki masa akhir pembayaran biaya semester atau SPP bagi mahasiswa Universitas Tadulako untuk periode 2014/2015 bulan Juli-Januari. Kami selaku mahasiswa klinik mahasiswa kedokteran Universitas Tadulako menyatakan bahwa beban biaya yang harus kami tanggung dengan jumlah sebagaimana tertera di atas cukup terasa memberatkan bagi sebagian besar di antara kami.

Sebagaimana yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945 pada paragraf 4 :

"Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa,...”,
maka sudah  selayaknya pendidikan akan menjadi prioritas pemerintah.

Fakultas Kedokteran saat ini telah berkembang menjadi sebuah fakultas dengan daya nilai jual yang tinggi dan seiring berkembangnya hal itu maka stigma masyarakat tentang mahasiswa kedokteran juga berkembang. Bagi sebagian masyarakat Indonesia, Fakultas Kedokteran, dimanapun universitasnya merupakan fakultas dengan sekumpulan mahasiswa yang “berduit” yang dikenal dengan istilah kaum borjuis. Yah, tidak ada yang salah dengan istilah itu karena kitalah yang membentuk stigma itu. Namun apakah pendidikan kedokteran hanya menjadi milik “kaum borjuis” itu? Dalam sila kelima pada Pancasila “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, menyatakan secara tegas bahwa rakyat Indonesia berhak mendapatkan keadilan salah satunya dalam bidang pendidikan.

Kami sadar bahwa proses pendidikan juga membutuhkan biaya. Biaya untuk fasilitas, biaya tenaga pengajar, dan biaya lainnya yang dipergunakan dalam menunjang proses pendidikan semuanya diperlukan, tetapi kami juga paham bahwa pemerintah tidak akan pernah tutup mata dengan kondisi ini. Pemerintah pasti selalu memikirkan segala yang terbaik agar rakyat Indonesia bisa menikmati pendidikan itu.

Kami teringat akan seorang anak tukang becak yang memperoleh gelar dokter di Universitas Gadjah Mada. Seorang anak dengan penghasilan orang tua sebesar 20-30 ribu perhari ini mampu mewujudkan mimpinya bahwa suatu saat dia bisa membantu orang lain tanpa pamrih, sebab ia pun pernah merasakan menjadi orang tidak mampu.

Berbagai hal telah diajarkan kami selama kami mengenyam pendidikan kedokteran ini. Nilai-nilai humanistik selalu dijejalkan dalam otak dan terutama dalam hati kami, agar kami senantiasa mengutamakan kepentingan orang lain dibandingkan kepentingan kami. Keikhlasan adalah kata yang mutlak harus ada dalam hati kami. Nilai-nilai individualistik dan egoisme kami harus dikesampingkan karena bagi kami orang lain yang membutuhkan bantuan kami adalah prioritas bagi hidup kami, namun apakah beban biaya yang harus kami tanggung selama proses pendidikan ini akan mendidik kami menjadi orang-orang yang memiliki nilai keadilan sosial?

Kami sebagai calon dokter memiliki hasrat yang luhur ketika kami menempuh pendidikan kedokteran sejak pertama kali menginjakkan kaki kami di Kedokteran, yakni agar kami dapat mengabdi tanpa pamrih bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Kami memiliki sumpah, seperti yang terkandung dalam sumpah Hippocrates, bahwa

“.......... Dengan kemurnian dan dengan kesucian saya akan mempraktekkan Seni (Kedokteran) ini. Saya akan membantu orang yang sedang dalam penderitaan, ......... Kemanapun saya melangkah saya akan mendahulukan kepentingan orang sakit, dan tidak memberikan persetujuan atau kesediaan untuk melakukan kejahatan, ...........”
Kita semua memahami bersama bahwa karakter individu seseorang ada yang terbentuk sejak ia lahir dan ada pula yang terbentuk karena lingkungannya yang membentuk karakternya, entah apakah ia akan menjadi karakter dengan sifat kepedulian  yang tinggi ataukah justru ia akan menjadi individu dengan sifat kepedulian yang rendah? Ketika kita melihat beban biaya pendidikan yang tinggi dan terasa sangat besar bagi sebagian besar di antara kami, maka jangan pernah menyalahkan kondisi jika melahirkan oknum-oknum dokter yang mungkin berpikir untuk memperkaya diri secara material, karena proses pendidikan tidak mengajarkannya demikian.

Sebagian besar di antara kami memiliki mimpi dan keinginan untuk memajukan daerah tempat kami menuntut ilmu, tetapi saat ini mimpi mungkin hanya sebatas kata yang sesuai dengan maknanya bahwa kami hanya bisa mewujudkannya melalui mimpi kami saat kami bisa tertidur karena beban biaya ini pada akhirnya harus memupuskan keinginan kami itu. Tingginya biaya pendidikan yang harus kami tanggung pada akhirnya menyeleksi kami bukan berdasarkan kemampuan dan motivasi baik kami untuk terus mengabdi pada masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tetapi berdasarkan banyak tidaknya uang yang orangtua kami miliki untuk terus membiayai kami sekolah hingga akhir proses pendidikan ini.

Kami pun berharap Anda sekalian sebagai pembuat kebijakan di Sulawesi Tengah untuk memperhatikan kami. Apakah Anda rela Fakultas Kedokteran negeri di Sulawesi Tengah diisi oleh orang-orang dari luar Sulawesi Tengah? Sekali lagi kami sampaikan bahwa anak-anak Sulawesi Tengah sangat mampu secara intelektual untuk menjadi Dokter, namun tidak mampu secara fiansial. Tengok saja daerah-daerah lain yang memperoleh dukungan penuh pemerintah daerahnya, adakah dari mereka yang tidak berprestasi di tingkat Nasional bahkan di tingkat Internasional? Apakah anak-anak bangsa mereka yang menjadi Dokter yang biasa-biasa saja? Mereka sebagian besar menggunakan anak-anak daerah mereka untuk mengabdi bagi daerah mereka, sebab siapa lagi yang peduli terhadap daerah kecuali anak-anak daerah mereka sendiri? Adakah Sulawesi Tengah dapat dibangun secara optimal oleh anak-anak daerah lain? Ketika pemerintah daerah memperhatikan mereka, kami percaya mereka akan berjuang dengan sekuat tenaga tanpa pamrih untuk membangun daerah ini.

Ketika proses pendidikan mengajarkan seorang dokter menjadi seorang “pedagang” maka ketika dalam proses pendidikannya ia sedang membeli “barang" yang mahal maka sudah tentu jika ia telah menyelesaikan proses pendidikan ini, maka ia kembali akan menjual “barang” ini dengan harga yang setimpal pula, hingga stigma masyarakat mengenai biaya kesehatan mahal tidak akan pernah berubah. Masyarakat akan takut berobat ke dokter karena biaya yang harus mereka tanggung sangat besar. Apakah kita membutuhkan calon dokter dengan pemikiran seperti ini?

Tentunya dari hati nurani bapak/ibu tidak menginginkannya dan bahkan akan mengutuk jika terjadi hal-hal seperti ini. Tetapi apakah hal ini menjadi kesalahan mereka sepenuhnya? Jawabannya tetap tidak, karena proseslah yang membentuk mereka pada akhirnya berpikir seperti itu dan ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam membentuk karakter ini.

Bagaimana pula dengan orangtua kami? Tidak ada seorang orangtuapun yang ingin melihat harapan anaknya pupus di tengah jalan. Para orangtuapun akan berjuang agar anaknya tetap melanjutkan proses pendidikannya tetapi apakah dengan menjual seluruh harta benda yang kami miliki, meminjam uang kesana-kemari akan menjadi solusi dari biaya pendidikan kami. Untuk sementara yah, tetapi selanjutnya bagaimana? Biaya hidup bukan hanya semata-mata pembiayaan Ko-Ass kami, ada banyak hal yang mesti dibiayai. Biaya hidup sehari-hari, belum lagi kami yang merantau sudah tentu biaya hidup bertambah, dan kami bukanlah anak semata wayang yang segalanya diprioritaskan pada kami. Kami juga punya adik, punya kakak yang masih melanjutkan studi yang juga memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Apakah tidak ada harapan bagi kami untuk melanjutkan studi kami ini. Kami yang bermimpi dan bercita-cita untuk memajukan kesehatan di daerah kami harus mengubur mimpi kami karena kami tidak sanggup membayar biaya pendidikan kami yang tiba-tiba harus naik di tengah jalan. Kami tau dan paham bahwa pemerintah kami, tidak akan pernah menutup mata untuk hal ini dan selalu akan berjuang mencari solusi buat masalah kami.

Menutup surat terbuka ini, kami teringat akan kisah dr. Lo Siaw Ging yang mengobati pasiennya secara gratis, serta dr. F. X. Soedanto yang hanya dibayar seribu rupiah oleh pasiennya. Kami memiliki cita-cita untuk menjadi dokter dengan pengabdian tinggi seperti mereka. Mereka adalah role model kami sebagai calon dokter. Tidak pernahkah terbesit di pikiran Anda bahwa Sulawesi Tengah memiliki ratusan orang dengan cita-cita luhur seperti mereka? Kami berharap bahwa kami pun juga dapat menjadi dokter yang mengabdi tanpa pamrih seperti mereka.

Terimakasih karena Bapak/Ibu mau membaca surat kami dan kami akan sangat berterimakasih karena Bapak/Ibu tidak akan tinggal diam untuk masalah kami ini.

Wassalamualaikum
warohmatullahi wabarokatuh  
Salam Hangat,
Dokter Muda

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Tadulako
READ MORE

Runaway - Film Layar Lebar Terbaru Al Ghazali

Film baru Al Ghazali dengan judul "Runaway". keren banget kawan, dalam film ini ada adegan Action, dan percintaan juga. yang paling keren ketika Al sedang berkelahi dengan para mafia di hongkong. Penasaran kan? ini aku bagi sinopsisnya...
Buat kalian yang penasaran dan suka dengan Film Indonesia Drama Action Remaja Al Ghazali terbaru ini. Ditunggu dan jangan lewatkan Film Runaway di Bioskop 2014 yang rilis mulai 24 Juli 2014 Indonesia. - See more at: http://film21bioskop.blogspot.com/2014/07/film-runaway-2014-di-bioskop.html#sthash.5Eri9yQW.dpuf
Buat kalian yang penasaran dan suka dengan Film Indonesia Drama Action Remaja Al Ghazali terbaru ini. Ditunggu dan jangan lewatkan Film Runaway di Bioskop 2014 yang rilis mulai 24 Juli 2014 Indonesia. - See more at: http://film21bioskop.blogspot.com/2014/07/film-runaway-2014-di-bioskop.html#sthash.5Eri9yQW.dpuf
Buat kalian yang penasaran dan suka dengan Film Indonesia Drama Action Remaja Al Ghazali terbaru ini. Ditunggu dan jangan lewatkan Film Runaway di Bioskop 2014 yang rilis mulai 24 Juli 2014 Indonesia. - See more at: http://film21bioskop.blogspot.com/2014/07/film-runaway-2014-di-bioskop.html#sthash.5Eri9yQW.dpuf
Buat kalian yang penasaran dan suka dengan Film Indonesia Drama Action Remaja Al Ghazali terbaru ini. Ditunggu dan jangan lewatkan Film Runaway di Bioskop 2014 yang rilis mulai 24 Juli 2014 Indonesia. - See more at: http://film21bioskop.blogspot.com/2014/07/film-runaway-2014-di-bioskop.html#sthash.5Eri9yQW.dpuf

Sinopsis
Tala (Tatjana Saphira) sudah hidup selama dua tahun di Hong Kong. Dia menyusul ibunya (Dewi Irawan) yang dulu pernah bekerja sebagai TKI dan sekarang berhenti karena menderita sakit paru-paru. Tala membantu biaya berobat ibunya dengan mencopet, bersama-sama dengan Toni (Edward Akbar), teman yang juga pelatihnya. Bagi Tala dan ibunya Toni memang sudah seperti keluarga sendiri. Toni berjasa karena dulu pernah menampung ibunda Tala di Hong Kong. Toni memiliki kebiasaan buruk yang sulit dia tinggalkan yaitu, berfoya-foya di karaoke dan berjudi hingga pagi hari. 

Toni tidak pernah beruntung, dia senantiasa kalah dalam judi. Suatu kali, diujung kekalahanya di meja judi Abang Kho, salah satu mafia teri, terjadi kekacauaan. Sejumlah preman yang bekerja pada Felix Shiang menyerbu karena ingin menagih setoran pada abang Kho. Diam-diam Toni sudah membawa lari tas penyimpanan uang milik Abang Kho. Toni pun dikejar-kejar dan diancam oleh Bos Felix untuk mengembalikan hutangnya. Masalahnya Toni tidak akan bisa mengembalikan, karena tasnya diambil orang saat dia mabuk dan tertidur di tengah jalan.
 
Sementara itu, Tala mencopet seorang laki-laki sebaya yang berasal dari Indonesia, Musa (Al Ghazali). Tala merasa kasihan dan berniat mengembalikan paspor Musa yang terambil. Namun bukan hal yang mudah bagi gadis seperti Tala untuk bisa mendapatkan ijin masuk ke dalam hotel.
 
Pertemuan dengan Musa memberikan kesan yang mendalam pada Tala. Musa yakin bahwa dia jatuh cinta pada Tala, namun Musa bingung, bagaimana caranya bisa menemui Tala lagi. Petunjuk yang ada, hanyalah kaos kaki Tala yang tertinggal di kamarnya. Sementara Jenny (Kimberly Ryder), anak dari rekan bisnis Surya Djatmoko (Ray Sahetapy), juga menyukai Musa dan berharap perjodohan mereka menjadi kenyataan.
 
Kebiasaan judi Toni dan dililit hutang yang banyak membuat Tala dan Toni ikutan bertaruh di arena pacuan kuda. Dengan modal kenangan indahnya bersama Musa, Tala berhasil menebak nomor kuda yang jadi juara. Di tempat pacuan kuda ini juga, Tala berhasil bertemu kembali dengan Musa.
 
Namun Toni terlalu serakah, dia ingin menang lebih banyak lagi. Yang terjadi malah sebaliknya, Toni kalah dan uangnya ludes. Hal ini membuat Tala marah bukan main. Akhirnya Tala menerima tawaran Musa yang meminta dirinya menjadi tour guide personal bagi dirinya. Situasi ini membuat hubungan Musa dan Tala semakin mendalam. Namun Musa ragu untuk mengenalkan Tala apa adanya. Musa khawatir ayahnya tidak akan setuju. Akhirnya Musa meminta Tala berbohong tentang siapa Tala sebenarnya.

Bagi kawan-kawan yang penasaran dengan film ini, tunggu aja di bioskop tanggal 24 Juli 2014. selamat menantikan film ini.
READ MORE